Pesan Universal

KHUTBAH PERPISAHAN

----19 Mei 2026
KHUTBAH PERPISAHAN

Wahai manusia!

Dengarkanlah perkataanku dengan baik.

Aku tidak tahu, mungkin setelah tahun ini aku tidak akan pernah lagi bertemu dengan kalian di sini untuk selama-lamanya.

Wahai Manusia!

Sebagaimana hari Arafah adalah hari yang suci, bulan Dzulhijjah adalah bulan yang suci, dan kota Mekah adalah kota yang diberkahi; demikian pula jiwa, harta, dan kehormatan kalian adalah suci, terjaga dari segala bentuk serangan.

Wahai Sahabatku!

Besok kalian akan bertemu dengan Tuhan kalian dan kalian akan ditanya tentang segala keadaan dan perbuatan kalian hari ini. Janganlah setelah aku tiada kalian kembali kepada kesesatan lama dan saling membunuh satu sama lain. Hendaklah yang hadir di sini menyampaikan wasiatku ini kepada yang tidak hadir. Bisa jadi orang yang disampaikan lebih memahami dan menjaga wasiat ini daripada yang mendengarnya di sini.

Wahai Sahabatku!

Barang siapa yang memegang amanah hendaklah ia mengembalikannya kepada pemiliknya.

Segala bentuk riba telah dihapuskan, berada di bawah kakiku.

Akan tetapi, kalian wajib membayar pokok utang kalian. Janganlah kalian menzalimi dan jangan pula dizalimi.

Dengan perintah Allah, praktik riba kini telah dilarang. Segala bentuk kebiasaan buruk dari masa jahiliah berada di bawah kakiku. Riba pertama yang aku hapuskan adalah riba Abbas bin Abdulmuttalib.

Wahai Sahabatku!

Segala bentuk pertumpahan darah yang terjadi pada masa jahiliah juga telah dihapuskan. Pertumpahan darah pertama yang aku hapuskan adalah pertumpahan darah Rabia cucu Abdulmuttalib.

Wahai Manusia!

Hari ini setan telah kehilangan kekuatan untuk kembali berkuasa dan berpengaruh secara abadi di tanah kalian ini. Namun, jika kalian mengikuti setan dalam perkara-perkara kecil yang kalian anggap remeh selain yang telah aku hapuskan ini, itu pun akan membuatnya senang. Maka jagalah diri kalian dari hal-hal tersebut demi menjaga agama kalian.

Wahai Manusia!

Aku wasiatkan kepada kalian agar memperhatikan hak-hak perempuan dan bertakwalah kepada Allah dalam hal ini. Kalian mengambil perempuan sebagai amanah dari Allah; kalian menghalalkan kehormatan dan kesucian mereka dengan janji atas nama Allah. Kalian memiliki hak atas perempuan dan perempuan pun memiliki hak atas kalian. Hak kalian atas perempuan adalah agar mereka tidak membiarkan orang yang tidak kalian sukai memasuki rumah kalian. Hak perempuan atas kalian adalah agar kalian memenuhi kebutuhan makan dan pakaian mereka sesuai dengan kebiasaan yang berlaku.

Wahai Orang-orang Beriman!

Aku tinggalkan kepada kalian dua amanah, selama kalian berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan pernah tersesat. Amanah itu adalah Kitab Allah Al-Qur’an dan sunnah Nabi-Nya.

Wahai Orang-orang Beriman!

Dengarkanlah perkataanku dengan baik dan jagalah dengan baik! Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya dan seluruh Muslim adalah bersaudara. Tidak halal melanggar hak seorang saudara seagama kecuali dengan kerelaan hati.

Wahai Sahabatku!

Janganlah kalian menzalimi diri sendiri. Diri kalian juga memiliki hak atas kalian.

Wahai Manusia!

Tuhan kalian satu. Bapak kalian juga satu. Kalian semua adalah anak-anak Adam, dan Adam berasal dari tanah. Tidak ada keutamaan orang Arab atas non-Arab, dan non-Arab atas orang Arab; tidak pula yang berkulit merah atas yang berkulit hitam, dan yang berkulit hitam atas yang berkulit merah. Keutamaan hanya ada pada ketakwaan. Yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kalian.

Wahai manusia!

Allah Yang Maha Mulia telah memberikan hak kepada setiap yang berhak. Setiap orang bertanggung jawab atas dosa yang dilakukannya sendiri. Ayah tidak bertanggung jawab atas dosa anaknya, dan anak tidak bertanggung jawab atas dosa ayahnya.

Perhatikanlah! Jangan sekali-kali melakukan empat hal ini:

Jangan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun.

Jangan membunuh jiwa yang diharamkan Allah dan yang tidak boleh disentuh tanpa alasan yang benar.

Jangan berzina.

Jangan mencuri.

Wahai manusia!

Besok mereka akan bertanya tentang diriku kepada kalian. Apa yang akan kalian katakan?

Para Sahabat menjawab:

"Kami bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah Allah; engkau telah menunaikan tugas kerasulan, dan telah berwasiat serta menasihati kami."

Rasulullah mengangkat jari telunjuknya ke langit sebanyak tiga kali

"Saksikanlah! wahai Rabb!

Saksikanlah! wahai Rabb!

Saksikanlah! wahai Rabb!"

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Suka artikel ini?

Bagikan ke teman Anda